Langsung ke konten utama

7 cara menjemput pertolongan Allah

7  cara menjemput pertolongan Allah

Permasalahan dalam hidup ini akan cepat teratasi bila kita mau dan berusaha untuk menghadapinya. sebaliknya , bila kita hanya berdiam diri saat permasalahan datang, tentu hal ini bukan penyelesaian yang baik.

Beruntung sekali orang-orang yang mau berusaha mencari solusi dari permasalahannya. Berikut kami sampaikan tips- tips untuk menjemput pertolongan Allah. Karena kita hanya  berusaha sedang Allah yang menentukan.

Pertama,
Dalam, surah Muhammad ayat 7 disebutkan bahwa
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
Dimana kamu menempatkan Allah dalam hatimu?
Apabila kamu menempatkan Allah di nomer sekian, maka Allah pun akan melakukan hal yang sama kepada kita. Jika shalat, bersedekah, dan amal- amal yang lain bukan merupakan prioritas maka Allah pun akan menganggap kita bukan prioritasnya.

Kedua,
QS. Al- Ankabut
Jihad adalah jalan menegakkan agama, bohong bila ingin menegakkan agama tanpa mau untuk berjihad. Namun konteks jihad saat ini adalah dalam artian mengendalikan hawa nafsu dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Contoh, Yang paling sering dilalaikan adalah saat kita makan, Rasulullah telah memberi kita tauladan dengan seikit makan, dan makan apabila lapar saja namun terkadang kita terbalik yaitu sedikit- sedikit makan.
Ketika kita meniatkan diri dan bersungguh- sungguh pasti Allah akan menolong kita.

Ketiga,
QS. Al- Baqarah :163
Sabar adalah kunci dalam ketenangan diri. Mungkin sudah puluhan kali kita berdo’a tapi ternyata belum dikabulkan juga, menghadapi situasi ini juga memerlukan kesabaran karena bisa jadi Allah sedang menguji kesungguhan kita. Sabar juga tidak hanya berdiam diri menunggu takdir, namun juga harus dibarengi dengan evaluasi diri, seperti mevaluasi kekurangan kita dalam berikhtiar, evaluasi perilaku kita sehari- hari dll. Insya Allah bila kita sudah mengoptimalkan amalan sehari-hari, Allah akan mengabulkan permohonan kita.

Ke empat
QS. Al- ahqaf : 13
Istiqomah atau konsisten dalam berusaha . tidak mudah putus asa ketika menghadapi cobaan dalam kehidupan membuat kita lebih kuat. Allah pun pasti akan kita sebagai orang yang bersungguh- sungguh.
Kelima, berdo’a
Berdo’a lah engkau diwaktu pagi dan malam. Sering- seringlah berdo’a karena kita tidak akan pernah tahu kapan do’a kita dikabulkan. Ketika menghadapi situasi apapun jangan pernah lupa untuk berdo’a baik saat kita sedang senang, bersedih, sedang terharu dan sebagainya.

Keenam adalah ikhlas
Ada yang bilang kalau ikhlas itu seperti setelah buang hajat. Keluar kamar mandi dengan rasa lega tanpa merasa kehilangan sesuatu. Hal ini wajib kita terapkan dalam setiap aktivitas, saat kita membantu teman, saat kita belajar, saat kita berangkat kuliah adalah dilandasi niat ikhlas karena Allah dan sebagai ibadah kepadaNya.

Ketujuh,
Dalam Surah Ar- rum :47 disebutkan bahwa Allah akan menolong orang- orang beriman. Apabila kita beriman kepada Allah, maka Allah pun pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita.
Yang terakhir ini merupakan kesimpulan dari beberapa cara diatas karena pada dasarnya  ke enam cara sebelumnya  sudah dimiliki oleh orang- orang yang beriman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOP pembalutan dan pembidaian

PEMBALUTAN

Pengertian
Membalut adalah tindakan untuk menyangga atau menahan bagian tubuh agar tidak bergeser atau berubah dari posisi yang dikehendaki.

Tujuan :
• menghindari bagian tubuh agar tidak bergeser pada tempatnya
• mencegah terjadinya pembengkakan
• menyokong bagian tubuh yang cedera dan mencegah agar bagian itu tidak bergeser
• mencegah terjadinya kontaminasi

Alat dan bahan
• mitella adalah pembalut berbentuk segitiga
• dasi adalah mitella yang berlipat-lipat sehingga berbentuk seperti dasi
• pita adalat pembalut gulung
• plester adalah pembalut berperekat
• pembalut yang spesifik
• kassa steril

Prosedur pembalutan
1. perhatikan tempat atau letak yang akan dibalut dengan menjawab pertanyaan ini:
a. bagian dari tubuh yang mana?
b. Apakah ada luka terbuka atau tidak?
c. Bagaimnan luas luka tersebut?
d. Apakah perlu membatasi gerak bagian tubuh tertentu atau tidak?
2. pilih jenis pembalut yang akan dipergunakan dapat salah satu atau kombinasi
3. sebelum dibalut jika luka terbuk…

pelatihan intensif dasar Hipercci

Sertifikasi kompetensi Perawat menjadi kebutuhan penting yang harus “dikejar” oleh kita semua sejawat Perawat. Sertifikasi ini bukan hanya sebagai sebuah penyaring untuk menentukan mana mana Perawat yang mampu dan kompeten dalam bidangnya, namun lebih ditujukan agar setiap Perawat mampu memberikan pelayanan Kesehatan yang sama dengan Perawat lainya walaupun berbeda lulusan,tempat pendidikan ataupun tempat kerja. Dahulu dunia kerja hanya mengenal ijazah dan surat ijin praktek (SIP) sebagai syarat kerja. Berkembangnya era globalisasi termasuk dalam dunia kerja, memacu kita semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengetahuan. Pemerintah memberikan barrier terhadap tenaga kerja asing yaitu dengan mewajibkannya untuk lulus sertifikasi seperti yang telah kita lakukan. Setiap Perawat freshgraduate harus lulus uji kompetensi standar minimal yang ditentukan, dengan begitu ia akan mendapatkan Surat Register Perawat (STR) dulu dikenal dengan SIP. Apakah dengan itu saja cukup? Yaa sangat …

Pemeriksaan Leopold

PENGERTIAN Adalah pemeriksaan palpasi yang dilakukan pada ibu hamil  untuk mengetahui posisi janin dalam uterus.
TUJUAN Pemeriksaan Leopold untuk menentukan : 1. Besarnya rahim dan konsistensinya 2. Bagian-bagian janin, letak dan presentasi. 3. Gerakan janin 4. Kontraksi Braxton-hicks dan His
DILAKUKAN PADA Ibu hamil pada Trimester I s/d III
PROSEDUR • Ibu hamil berbaring terlentang, kepala dan bahu sedikit lebih tinggi dengan memakai bantal. • Pemeriksa berdiri disebelah kanan ibu hamil dengan bersikap hormat melakukan palpasi bimanual  ( Leopold I, II, III  dan IV ) pada daerah abdomen.
LEOPOLD I • Untuk menentukan tinggi fundus uteri dan bagian janin dalan fundus uteri • Konsistensi  uterus
   LEOPOLD II • Untuk menentukan batas samping rahim kanan dan kiri • Menentukan letak punggung janin • Pada letak lintang , tentukan dimana kepala janin
LEOPOLD III Menentukan bagian terbawah dari janin LEOPOLD IV • Menentukan apakah bagian terbawah dari janin tersebut sudah masuk pada pint…